sumartono

Sumartono, Penanganan Bencana Kabupaten Jayapura Diawasi dan Direview Langsung oleh BPKP, Inspektorat dan BNPB Pusat.

Terkait dengan adanya tulisan di media online yang mengatakan bahwa penanganan Bencana Alam di Kabupaten Jayapura tidak transparan, terutama dalam pengelolaan dana bantuan sosial Bencana Banjir Bandang dan meluapnya air Danau Sentani bulan Maret lalu di Kabupaten Jayapura, Korlak BPBD Kabupaten Jayapura, Sumartono menjelaskan bahwa “Kita sudah mengorbankan waktu, keluarga bahkan diri kita sendiri demi masyarakat banyak yang telah menjadi korban bencana di Kabupaten Jayapura. Kami telah bekerja maksimal, berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, bahu membahu tanpa kenal Lelah membantu masyarakat yang terkena bencana”.

“Bukan hanya itu, kami bekerja juga diawasi secara langsung, didampingi dan direview oleh BPKP, Inspektorat dan LO BNPB (Pusat). Bagaimana menangani Tanggap Darurat Bencana secara benar, bagaimana pengelolaan dana bantuan yang seharusnya, bagaimana mendata, mempublikasikan dan sebagainya, semua ini tidak main-main.  Jadi kita tidak bekerja sendirian, kita juga di back up penuh oleh TNI dan POLRI serta relawan dari berbagai unsur, tidak kurang dari 2.700 personel relawan yang terlibat” ungkap Sumartono.

“Dalam masa tanggap darurat, Bupati Jayapura telah mengeluarkan Surat Keputusan, dimana dalam Surat Keputusan itu telah ditunjuk petugas di Pos Komando Utama untuk menangani sesuai bidangnya masing-masing, seperti bidang yang menangani Pengungsi, ditunjuk koordinator di setiap Pos Pengungsian, demikian juga dengan bidang-bidang lainnya seperti kesehatan, dapur umum, evakuasi korban, logistic, Humas dan sebagainya.” Tambah Sumartono.

“Bupati Jayapura telah mengkoordinir semua ini dengan baik, tanggap dan cepat serta tidak menimbulkan kegaduhan ataupun gangguan-gangguan keamanan seperti penjarahan dan sebagainya.” Jelasnya.

Ditanya tentang sumbangan dana bencana yang masuk ke rekening Bencana Kabupaten Jayapura, dijelaskan bahwa sampai dengan tanggal 29 Mei 2019 telah terkumpul dana sebanyak Rp22,943,159,900,- sedangkan pengeluaran sebesar Rp 21,491,479,881,- sebagian besar (Rp 15 M) digunakan untuk penanganan pengungsi. Semuanya sudah dipublikasikan oleh Humas Posko Induk.

Lihat juga Sumbangan Dana Bencana

Perlu diketahui bahwa, pengungsi korban bencana di Kabupaten Jayapura ini tidak hanya di darat, tapi juga masyarakat yang berada di sekitar Danau Sentani karena rumah mereka terendam akibat air pasang danau sentani.

Terkait dengan semua pelaksanaan penanganan bencana pada masa tanggap darurat maupun masa transisi darurat menuju ke pemulihan, Sumartono menjelaskan, sesuai aturan yang berlaku, tidak ada proyek, tugas penanganan melekat di Perangkat Daerah masing-masing, termasuk TNI dan POLRI.

“ Pembangunan Hunian Sementara yang rencana akan dibangun, semua adalah sumbangan, baik dari kementerian terkait, termasuk dari Lembaga-lembaga lainnya. BNPB maupun BPBD hanya bertindak sebagai komando, koordinasi dan pelaksana agar semua bisa berjalan dengan cepat dan segera agar cepat pulih.” Tutup Sumartono.

Baca Selanjutnya Humas Posko Induk Bencana, Kami Telah Publikasikan Semua Aktivitas Penanganan Bencana Secara Luas.

1 thought on “Sumartono, Penanganan Bencana Kabupaten Jayapura Diawasi dan Direview Langsung oleh BPKP, Inspektorat dan BNPB Pusat.

  1. Reply

    […] Selanjutnya Sumartono, Penanganan Bencana Kabupaten Jayapura diawasi dan direview langsung oleh BPKP, Inspektora… […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top